Pengalamanku Ketika di Kelas 5A Oleh Nauval Raditya Pratama


       
Namaku Nauval Raditya Pratama, ketika kenaikan kelas 4 menuju ke kelas 5, aku terpilih di kelas 5A dengan wali kelas bapak M. Subakri. Jumlah siswa kelas 5A sebanyak 37 siswa, no. absenku adalah 28. Kelasku dikelompokkan menjadi 4 kelompok dan setiap habis tema pelajaran, kelompok belajar tersebut di acak kembali.

Ada keunikan di pelajaran tematik yaitu setiap habis 1 buku Tematik, bapak wali kelas menganjurkan mengganti warna sampul buku tulis Tematik, hal tersebut menjadi salah satu yang membedakan dengan kelas 5 lainnya. Setiap masuk kelas, kami diwajibkan untuk membaca Al Qur’an dan mengisi buku Perbuatan Baikku setiap hari yang berisikan sholat dan membantu orang tua di rumah.

Setiap liburan panjang,bapak wali kelas memberikan tugas pekerjaan rumah, hal itu diharapkan murid-muridnya tetap belajar meskipun liburan panjang dan kami juga diajarkan ilmu teknologi informasi seperti menggunakan internet yang baik, belajar menggunakan Microsoft Word, dan e-tematik. Demikian juga dengan ayahku yang selalu menganjurkan setiap hari untuk mengerjakan LKS minimal 1 lembar sehari.

Kegiatan lainnya yang menyenangkan adalah ketika kegiatan PERJUSA, Outbond yang mengajarkan kebersamaan dan kemandirian. Di samping kegiatan yang menyenangkan ada juga hal yang menyedihkan yaitu apabila nilai ulanganku kurang baik karena kurangnya belajar terutama pelajaran ilmu sosial dan sejarah yang dituntut menghafal.

Demikian cerita pengalamanku ketika di kelas 5A, semoga dapat memberikan sedikit gambaran agar siswa selalu belajar meskipun liburan panjang sebagai persiapan ketika kelas 6. Saya berharap juga kepada bapak dan ibu guru agar buku LKS tetap diisi oleh siswa selain dibuku tulis, hal itu akan mempertajam ingatan siswa. 

0 Response to "Pengalamanku Ketika di Kelas 5A Oleh Nauval Raditya Pratama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel